Rabu, 27 Agustus 2014

vitamin c

18.22 Posted by dede abdurrahman , No comments
Pada zaman dulu para pelaut ketika berlayar di tengah laut selalu makan makan yang di awetkan seperti daging badi dan ikan atau biskuit . sangat jarang tersaji buah-buahan di meja makan mereka  karena terlalu sering makan makanan yang tidak berserat khususnya vitamin menyebabkan banyak pelaut  menginggal karena terjangkitnya penyakit sariawan /scurvy, yaitu tungkai kaki menjadi bengkak dan gusi berdarah,melunak seperti busa dan luka-luka. Gigi-giginya lepas, terdapat pendarahan pada kulit dan selaput lendir .
Pada tahun 1747 seorang dokter angkatan laut inggris,janes lind,melalui pemeriksaan teliti dan menggunkan kelompok yang terkontrol mengetahiu bahwa asam akorbat dalam jeruk dapat meyembuhkan penyakit sariwan . kemudian pada beberapa tahun setelahnya buah jeruk menjadi  bagian dari menu para pelaut yang tidak terpisah kan terutama bagi pelaut inggris. 
Asam akorbat juga bertindak sebagai antioksidan yang larut dengan air, bereaksi dengan spesi pengoksidasi seperti radiakal OH. Yang dapat merusak DNA organisme kebanyak hewan dapat memproduksi asam askorbat sendiri namun manusia dan primata tidak bisa memproduksinya . begitu juga kelelawar, kalong dan marmot, harus memakan buah-buah yang mengandung  vitamin c agar keperluan vitamin dalam tubuh dapat tercukupi.
Ketika biokimia kelahiran hongari, bernama Albert Szent-Györgyi de Nagyrápolt, tokoh  pertama kali mengisolasi senyawa ini dari ekstrak kubis pada tahun. 1928, ia beranggapan bahwa senyawa ini mungkin gula, seperti sukrosa dan fruktosa. Maka, scent-gyorgi memberikan nama godnose (dari kata god knows hanya tuhan lah yang tahu). Nama tersebut di tolak mentah-mentah oleh editor juranl ilmiah. Scent –gyorgi bertemu dengan  W.Norman Howarth, ilmuan berkebangsaan inggris menemukan metode cara mensintesi vitamin  c yang diberi nama asam askorbat. Ia tokoh pertama yang menjelajah hubungan antara radikal bebas dan kanker. Szent-Györgyi memenangkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 1937 untuk karyanya pada oksidasi biologis dan vitamin C, dan Albert Lasker Award for Basic Medical Research pada 1954, r.

Senct-gyorgi dan ilmuan lain termasuk linus pauling menganjurkan untuk mengkonsumsi vitamin c dalam dosis tinggi karena dapat menjaga kesehatan. Mereka percaya bahwa mengkonsumsi vitamin c dapat melindungi tubuh dari pilek, flu dan beberapa kanker tertentu. Pendapat ini masih kontroversial namun, perlu di ketahui baik scent dan pauling meninggal pada umur 93 tahun.

0 komentar:

Posting Komentar