Pada zaman dulu para pelaut ketika berlayar
di tengah laut selalu makan makan yang di awetkan seperti daging badi dan ikan
atau biskuit . sangat jarang tersaji buah-buahan di meja makan mereka karena terlalu sering makan makanan yang tidak
berserat khususnya vitamin menyebabkan banyak pelaut menginggal karena terjangkitnya penyakit
sariawan /scurvy, yaitu tungkai kaki menjadi bengkak dan gusi berdarah,melunak
seperti busa dan luka-luka. Gigi-giginya lepas, terdapat pendarahan pada kulit
dan selaput lendir .
Pada tahun 1747 seorang dokter angkatan laut
inggris,janes lind,melalui pemeriksaan teliti dan menggunkan kelompok yang
terkontrol mengetahiu bahwa asam akorbat dalam jeruk dapat meyembuhkan penyakit
sariwan . kemudian pada beberapa tahun setelahnya buah jeruk menjadi bagian dari menu para pelaut yang tidak
terpisah kan terutama bagi pelaut inggris.
Asam akorbat juga bertindak sebagai
antioksidan yang larut dengan air, bereaksi dengan spesi pengoksidasi seperti radiakal OH. Yang
dapat merusak DNA organisme kebanyak hewan dapat memproduksi asam askorbat
sendiri namun manusia dan primata tidak bisa memproduksinya . begitu juga
kelelawar, kalong dan marmot, harus memakan buah-buah yang mengandung vitamin c agar keperluan vitamin dalam tubuh
dapat tercukupi.
Ketika biokimia kelahiran hongari, bernama Albert
Szent-Györgyi de Nagyrápolt, tokoh pertama kali mengisolasi senyawa ini dari
ekstrak kubis pada tahun. 1928, ia beranggapan bahwa senyawa ini mungkin gula,
seperti sukrosa dan fruktosa. Maka, scent-gyorgi memberikan nama godnose (dari
kata god knows hanya tuhan lah yang tahu). Nama tersebut di tolak mentah-mentah
oleh editor juranl ilmiah. Scent –gyorgi bertemu dengan W.Norman Howarth, ilmuan berkebangsaan inggris
menemukan metode cara mensintesi vitamin
c yang diberi nama asam askorbat. Ia tokoh pertama yang menjelajah
hubungan antara radikal bebas dan kanker. Szent-Györgyi
memenangkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 1937 untuk
karyanya pada oksidasi biologis dan vitamin C, dan Albert Lasker
Award for Basic Medical Research pada 1954,
r.
Senct-gyorgi dan ilmuan lain termasuk linus
pauling menganjurkan untuk mengkonsumsi vitamin c dalam dosis tinggi karena
dapat menjaga kesehatan. Mereka percaya bahwa mengkonsumsi vitamin c dapat
melindungi tubuh dari pilek, flu dan beberapa kanker tertentu. Pendapat ini
masih kontroversial namun, perlu di ketahui baik scent dan pauling meninggal
pada umur 93 tahun.

0 komentar:
Posting Komentar